0 Comments

Film Tamil ‘Parasakthi’ yang telah dinantikan oleh banyak penggemar akhirnya dirilis di bioskop pada 10 Januari 2026. Disutradarai oleh Sudha Kongara dan dibintangi oleh Sivakarthikeyan, film ini mengusung tema drama politik yang ambisius. Namun, meskipun didukung oleh jajaran aktor berbakat, film ini tampaknya kurang berhasil memikat hati para kritikus.

Kehadiran Bintang Besar

Para penggemar film Tamil tentu memiliki ekspektasi tinggi dengan kehadiran nama besar seperti Sivakarthikeyan di dalam daftar pemain. Aktor ini dikenal karena gaya akting yang energik dan karismanya di layar. Namun, daya tarik bintang utamanya mungkin tidak cukup untuk menyelematkan film ini dari ulasan yang kurang mengesankan.

Konsep dan Alur Cerita

‘Parasakthi’ mengangkat tema yang cukup relevan yaitu politik dan masalah sosial, khususnya terkait dengan isu imposition bahasa Hindi di Tamil Nadu. Ide cerita ini sebenarnya memiliki potensi besar untuk menuntun penonton pada refleksi mendalam. Sayangnya, menurut beberapa kritikus, eksekusi dalam penceritaan terasa kurang menggugah dan gagal menyentuh secara emosional.

Pengarahan dan Penyutradaraan

Sudha Kongara, yang dikenal sebagai sutradara dengan hasil karya yang berani dan berwawasan, mencoba menawarkan sinema yang berbobot dan berisi. Namun, dalam ‘Parasakthi’, dia tampaknya mengalami kesulitan dalam menciptakan narasi yang mampu mengikat emosi penonton. Masalah ini mungkin disebabkan oleh struktur cerita yang dirasa terlalu datar dan kurang eksploratif.

Respon Kritikus

Kritikus film memberikan berbagai masukan dalam ulasan mereka tentang ‘Parasakthi’. Sebagian besar dari mereka menganggap bahwa film ini kurang dapat mengkomunikasikan inti pesannya dengan cara yang kuat dan efektif. Kritikus menyebut bahwa meskipun film ini kaya akan dialog dan adegan inspiratif, kesesuaian emosi yang dibangun terasa dingin dan jauh dari kesan mendalam.

Pencapaian Teknis

Dari sudut pandang teknis, ‘Parasakthi’ jelas menampilkan nilai produksi yang tinggi dengan sinematografi yang menawan serta skor musik yang mendukung atmosfer film. Namun, aspek teknis yang solid ini seolah tidak cukup menutupi kekurangan dalam penulisan naskah dan pengembangan karakter yang kurang matang. Kombinasi tersebut akhirnya menghasilkan pengalaman menonton yang biasa-biasa saja.

Kesimpulan Akhir

Secara keseluruhan, ‘Parasakthi’ adalah upaya berani untuk menghadirkan drama politik yang reflektif tetapi sayangnya tidak berhasil mengaktualisasikan potensinya sepenuhnya. Para pembuat film memiliki niat kuat dalam menyuarakan isu sosial yang penting, namun kegagalan dalam penceritaan dan penyampaian emosi membuatnya kehilangan daya tarik yang signifikan. Ini merupakan pengingat bahwa nama besar dan tema yang kuat tidak selalu menjamin kesuksesan tanpa didukung oleh eksekusi yang tepat.

Related Posts