When im home menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Travis Scott resmi merilis video musik “When I’m Home” yang ia sutradarai sendiri, sebuah lagu yang turut hadir dalam film The Odyssey karya Christopher Nolan. Lagu ini dibuat bersama James Blake dan Ludwig Göransson, dan video tersebut diluncurkan pekan setelah pemutaran perdana film di bioskop di seluruh dunia.

Selain mengeluarkan video, kehadiran Scott dalam The Odyssey juga menarik perhatian karena perannya sebagai seorang Bard yang melafalkan epos lisan kuno. Christopher Nolan menyebut rap sebagai padanan konrer puisi lisan kuno, alasan yang mengantarkan Scott ke dalam jajaran pemain film tersebut.
Detail rilis dan kolaborasi musik
Video musik “When I’m Home” menegaskan peran Scott tidak hanya sebagai performer tetapi juga sutradara kreatif untuk materi visual lagunya. Kolaborasi dengan James Blake dan Ludwig Göransson menandai pertemuan vokal, produksi elektronik, dan sentuhan orkestra yang menjadi ciri komposer tersebut. Perilisan video ini dilakukan hanya beberapa hari setelah film The Odyssey tayang secara internasional, memperkuat hubungan karya musik dan narasi film.
Peran Scott sebagai Bard dalam The Odyssey
Dalam film, Travis Scott tampil sebagai Bard — figur yang menyampaikan epos secara lisan. Pilihan pemeran ini dijelaskan oleh Christopher Nolan dengan melihat rap sebagai bentuk modern dari tradisi lisan kuno, sehingga kehadiran Scott dianggap relevan secara artistik. Scott juga menjelaskan antusiasmenya untuk bergabung dalam proyek ini saat tampil di The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, dan proyek tersebut menempatkannya berdampingan dengan aktor-aktor seperti Matt Damon, Tom Holland, Anne Hathaway, dan Lupita Nyong’o.
Kenangan pribadi Scott tentang Homer
Scott mengenang pengalaman pertamanya bertemu karya Homer saat masih duduk di kelas delapan. Ia menceritakan sebuah tugas yang diberikan gurunya, Bernice Webster, yang meminta siswa membaca epos itu sebagai bacaan musim panas. Mengenai pengalaman itu, Scott berbagi kenangan yang cukup jujur tentang bagaimana ia menangani tugas tersebut: “Dia menyuruhku menulis esai tentang buku itu, dan aku pakai ringkasan CliffsNotes seadanya,” ungkapnya. Ia melanjutkan dengan cerita konsekuensi dari tindakannya di masa lalu: “Aku kena hukuman karena berbohong sudah membacanya… Dia bilang, ‘Nah, kan? Itu sebabnya aku menyuruhmu membaca buku itu; sekarang kamu ada di film ini. Benar-benar gila.'”
Relevansi musik dan narasi film
Penggabungan lagu yang dibawakan oleh Scott dan peran Bard menyoroti bagaimana musik konrer bisa menjadi medium untuk menghadirkan karya klasik dalam format yang lebih mudah dicerna oleh penonton masa kini. Kolaborasi musikal dengan James Blake dan Ludwig Göransson memperkaya tekstur audio yang mendampingi visual dan dialog film, sekaligus memberikan ruang bagi Scott untuk menampilkan sisi kreatifnya di balik kamera.
Video resmi “When I’m Home” sudah dapat disaksikan, dan bagi yang ingin melihat hasil kolaborasi ini dalam konteks sinematiknya, The Odyssey karya Christopher Nolan kini tayang di bioskop. Kehadiran Scott di film dan karyanya di luar panggung menambah lapisan baru pada cara narasi kuno dipresentasikan dalam budaya populer saat ini.
