Video ai jacqueline menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Penyanyi Sonu Thukral mengajukan laporan polisi terkait sebuah video yang dinilai telah diedit menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Menurut klaimnya, klip viral yang menampilkan apa yang tampak seperti “wardrobe malfunction” pada Jacqueline Fernandez merupakan hasil editan AI.

Sonu, yang menyanyikan lagu ‘Jugni’ bersama B Praak, memposting pembaruan di akun Instagramnya dengan foto dirinya bersama seorang petugas kepolisian sambil memegang salinan pengaduan. Dalam keterangan unggahan itu Sonu menulis: “I have filed a police complaint regarding my song ‘Jugni’. The clip has also been edited using AI, and the AI-generated version of the clip is being circulated further. I will talk about it publicly soon.”
Kronologi pengaduan dan klaim Sonu Thukral
Sumber resmi menyebutkan Sonu mengajukan laporan pada hari Jumat. Ia menyatakan klip yang saat ini beredar luas di media sosial bukan potongan resmi dari video musik, melainkan versi yang telah diubah dengan teknik AI. Foto dokumentasi yang diunggah Sonu memperlihatkan dirinya bersama petugas kepolisian, menunjukkan bukti pengaduan yang diajukan.
Perkara editan AI pada materi visual musik membuka kembali perdebatan soal etika dan keamanan produksi konten digital. Klaim bahwa adegan tertentu dibuat atau dimanipulasi menggunakan AI menuntut klarifikasi dan penyelidikan, terutama bila elemen yang diedit menimpa pihak ketiga yang terlibat dalam produksi.
Respons publik dan seruan penyelidikan
Sampai saat ini, Jacqueline Fernandez dan pihak yang terlibat dalam video musik belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut. Di ruang publik maya, isu ini memicu diskusi luas dan seruan agar kasus ditangani secara serius oleh aparat berwenang.
Beberapa komentar pengguna menyuarakan permintaan penyelidikan yang mendalam. Contoh komentar yang beredar lain: “The seriousness of Sonu Thukral’s allegations should be thoroughly investigated, and if the allegations are found to be true, the person who made the AI-edited video should be caught as soon as possible.” Sementara komentar lain menyatakan: “15 days ago, Sonu Thukral’s music video ‘Jugni’ was released, in which objectionable scenes of Jacqueline were shown. There was opposition to it on social media; people said good and bad things, but now the truth has come to light. Sonu Thukral has revealed that those scenes were created by someone using AI, for which he has filed a report in cyber crime.”
Posisi artis dan proyek mendatang
Dalam pernyataan publik belum ada konfirmasi dari Jacqueline atau kru video musik tentang kebenaran atau asal-usul klip yang sedang viral. Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan nama publik dan materi hiburan yang baru dirilis.
Terlepas dari polemik ini, catatan publik menyebutkan Jacqueline terakhir tampil dalam film Welcome To The Jungle yang menampilkan beberapa aktor terkemuka. Film tersebut meraih Rs.133.98 crore net di India dan mengumpulkan Rs.192.60 crore secara global, meski mendapat ulasan beragam. Di sisi lain, Jacqueline dikabarkan tengah terlibat dalam proyek thriller supranatural yang didukung oleh Not Out Entertainment milik Khyati Madaan; proyek itu disebut mulai syuting awal tahun ini meski belum ada pengumuman resmi.
Kasus laporan Sonu Thukral menyorot tantangan baru dalam era produksi digital: membedakan materi asli dan hasil manipulasi yang semakin halus berkat perkembangan AI. Publik kini menunggu hasil pemeriksaan kepolisian dan, bila diperlukan, klarifikasi dari pihak-pihak terkait mengenai sumber klip yang viral.
